Untukmu, Aku Mampu

Kau yang mengajarkanku cara untuk tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip sang penguasa hutan
Kau juga yang mengajariku tentang indahnya kemampuan untuk mampu mengendalikan emosi
Kau pula yang mengajarkanku cara untuk menunjukkan ekspresi yang seharusnya dikeluarkan
Dan kau lah yang mengajariku tentang hebatnya menggunakan emosi yang diluapkan melalui sopannya norma berperilaku

Senyuman yang selalu saja menghiasi dinding kamar yang selama ini menjadi saksi bisu kerinduanku padamu
Sungguh kekuatan yang begitu menyeramkan sekaligus mengesankan
Bagaimana bisa isak tawamu terngiang-ngiang di dalam kepalaku?
Padahal duniaku sudah meronta-ronta untuk dilayani,
dan aku masih di sini terdiam tersenyum membayangkan sosok dirimu yang muncul tiba-tiba untuk menghadangku dan membawa kabur sukma ini

Kau selalu saja bisa menyelamatkanku dari jurang penuh kepalsuan yang secara tak sadar ku jelajahi
Kau selalu bisa menjaga tubuh ini yang kadang bertindak tak keruan hingga tak dapat dikendalikan
Kau tekan lukaku, hingga tak ada lagi darah yang dengan lancang dan berani keluar dari peredarannya

Jika aku pelangi, maka kau lah sang mentari juga sekaligus sang hujan
Pelangi muncul jika ada dua raja tersebut muncul bersama
Mereka raja dari dua dunia yang berbeda dan bermusuhan lalu berbagi tempat di bawah satu langit yang sama dan menghasilkan suatu karya Tuhan yang luar biasa

Jika aku adalah sang hujan, kau lah awanku
Yang akan selalu mempersiapkan segala hal agar aku bisa menunjukkan sebuah bukti rezeki dari Sang Penguasa
Takkan pernah ada hujan jika tak ada awan yang menciptakannya terlebih dahulu bukan?

Dan jika aku adalah mentari, maka kau lah semestaku
Aku takkan berarti apa-apa tanpamu, seperti butiran api kecil yang tak lelah memancarkan cahaya di dalam suatu ruang amat sangat besar untuk dinikmati dan dijadikan tempat untuk berpertualang

Takut setengah mati ketika ku tahu bahwa kau pernah menangis karenaku
Kesedihanku ini memuncak, dan kekejamanmu lah yang menahanku untuk menangis
Kau melarangku untuk menangis, memang tak secara langsung
Namun ku tahu kau tak suka pria yang menangis sepengetahuanmu

Kau lah inspirasiku, kau lah motivasiku
Tanpa ku sadari, kau mampu membuat isi kepala ini bekerja sedemikian rupa hingga harus memikirkan bagaimana memecahkan masalah dengan cepat dan tanpa efek samping yang berarti
Mungkin nilah yang beliau sebut dengan,
“Cinta melumpuhkan logika. Dan untuk itu kita diharuskan oleh cinta untuk menjadi lebih pintar demi orang yang kita cintai dan sayangi.”.
Dan untukmu, aku mampu

Tenang saja Ms. Witch
Aku selalu ingat apa peranku yang sebenarnya, teks dan adegan seperti apa yang harus ku lakoni
Dimana saja tempat yang harus menjadi latar ceritaku ini
Takkan ku lupakan
Namun, tak mampu juga jika ku dustai perasaanku
Jadi, biarkanlah semua ini berjatuhan bagaikan hujan
Yang tak akan kembali lagi ke langit
Ada yang suka, ada yang bahkan untuk memandangnya saja sangat enggan

Kau akan selalu menjadi partitur bagi nada-nada indah kehidupan yang Tuhan ciptakan untuk semua makhluknya
Aku akan selalu bersamamu, menyiapkan sayap untukmu terbang meraih impian-impian besarmu itu
Berusaha menyembunyikan tangisku dengan sikap-sikap bodoh yang ku lakukan dengan penuh harapan kau mampu menghapus raut sedih dari wajahmu
Dan kemudian ikut tertawa ketika kau mampu membuktikan kepada mereka semua bahwa kau mampu
Dan, kau tahu nona?
Hanya engkau lah yang mampu membuatku terlupa akan waktu yang terus berputar

And I just feel complete when you are there, doing some stupid things, and smile happily.

🙂

(5 Oktober 2012, Jumat, 00:56)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s