Sampai Batas Dunia

Ku berbaring di sini
Menemani sepi yang sedang bernyanyi
Mendengar alunan sambil memandangi
Semua nyata dirimu yang melintas di hati

Tersadar akan pribadi yang pantas dicaci maki
Aku bersumpah pada diri sendiri
Atas nama pelangi yang kulihat sore tadi
Aku akan selalu ada untukmu layaknya mentari

Hey, alam bawah sadarku ikut bermain
Tapi maaf, aku tidak ingin berkeringat
Oleh api yang kau muntahkan dari cermin
Lebih baik aku mneggoda aromamu yang lewat

Oh, ternyata kau berjongkok di pintu
Tidak terlihat dari luar jendela yang kaku
Meringkuk berdusta menanti kedatanganku
Tingkahmu itu memicu jatuhnya rasa malu

Kemari, pergi bersamaku
Bermain dengan janji yang tercipta dengan setia
Selalu genggam pikiranku dan peluk jiwaku
Dan kita berlari bersama sampai batas dunia

(Senin, 19 April 2010, 00:52)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s