Embun Kedamaian

Langit pagi hari adalah langit yang paling dinamis yang pernah ku kenal
Berubah warna, berubah cahaya, secepat waktu yang terus berputar
Dan langit pagi hari kala itu, menjadi salah satu langit paling indah yang pernah ku tatap selama hidupku

Mengawali hari ditemani oleh senyuman hangat yang memancarkan sinar terang sebelum matahari mampu menyinari dinginnya tanah
Sebenarnya sangat sulit menggambarkan keindahan yang ku alami pada hari itu
Ingatan-ingatanku membuat akal sehatku tak mampu membedakan mana yang mimpi mana yang tak nyata

Bayangan wajahnya selalu menempel pada benda apapun yang ku lihat
Bahkan di kala ku tak melihat apa-apa, wajahnya yang muncul

Berpura-pura memalingkan wajah, sembari memasang kuda-kuda agar tidak tertipu oleh pendengaranku sendiri
Menikmat merdu suaranya
Takkan pernah rela ku tukar tawa canda bersamanya dengan apapun
Jika seperti ini terus, tak masalah bila cinta tak harus memiliki
Asal tak pernah berpisah darinya satu hari pun

Angin dingin, udara yang terasa mulai menipis
Tak sekalipun menyurutkan asa untk menikmati momen kala itu
Lagu-lagu indah mengalun bersama bayangan yang mengikuti senyum yang menebar kedamaian
Jika semua kata-kata yang ku keluarkan dibuat dalam satu buku
Tidak akan pernah ditemukan kata “lelah” di dalamnya

Kemampuanku dalam ilmu manajemen resiko memang tidaklah banyak
Namun ketika bersamanya, instingku akan semakin mempertajam kemampuanku dalam mengendalikan resiko
Akan ku ambil potensi resiko tersebut
Jelas, itu lebih baik dibanding tidak melihatnya tersenyum atau tidak mendengarnya bersuara

Tak peduli sekasar apa kata-kata yang secara tak sadar ia keluarkan
Aku telah memilih untuk diperlukan apapun olehnya
Semua perlakuan yang ku terima darinya, telah menjadi pilihanku
Karena ku bisa saja menolaknya

Tiada lagi yang mampu membuatku tersenyum dalam keadaan apapun selain tawanya
Bila berada di dekatnya, terasa seperti dihujani cinta
Embun pagi yang ku lihat jelas membasahi tanaman-tanaman liar di pinggiran jalan ibukota
Aromanya yang khas, sangat mendamaikan hati
Dipadupadankan dengan semburat jingga matahari yang akan memulai kembali pertunjukkannya
Angin dingin dan cahaya hangat, mereka mengantarku menuju titik awal dari semua hari yang ku lewati

Dan ku kembali ke dunia mimpi
Dunia yang dahulu lebih indah dibanding dengan kenyataan yang gemar sekali menjatuhkan ketegaran hati
Namun sekarang, jika ku mampu tak perlu lagi ku pergi kes ana, karena sudah ada dirinya di sebagian diriku
Tak banyak kata-kata indah yang mampu ku ciptakan
Namun satu hal yang pasti, apapun yang terjadi
Dia yang selalu ada di hatiku kini

(30 Oktober 2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s