Perempuan

Perempuan yang telah menjadi ibu adalah sekolah pertama, tempat para anaknya ditempa dan dididik, maka dia dituntut memiliki kemampuan-kemampuan dasar agar mampu memerankan fungsinya secara positif dan berarti kepada anakny. Di antara kemampuan-kemampuan tersebut adalah:
1. Dasar-dasar agama khususnya yang berkaitan dengan ibadah-ibadah praktis sehari-hari seperti wudhu, adab buang hajat, doa sehari-hari, dan lainnya;
2. Dasar-dasar mendengar, berkata, membaca, menulis, dan berhitung disertai pengetahuan tentang metode pengajarannya kepada anak;
3. Dasar-dasar bermain yang edukatif karena dunia anak adalah dunia bermain dan tidak semua permainan memiliki nilai positif, di sini Ibu yang memilah;
4. Dasar-dasar akhlak yang baik dan metode penamaannya pada ana;
5. Dasar-dasar tumbuh kembang anak dan faktor penunjangnya. Hal ini untuk mengoptimalkan pertumbuhan anak sehingga dia menjadi anak yang sehat karena kesehatan fisik menunjang perkembangan sisi-sisi anak yang lain.

Puisi tentang perempuan, puisi yang ku temukan beberapa waktu lalu. Puisi karya N. Syamsuddin Ch. Haesy. Sangat indah.

Perempuan (1)

Siapakah perempuan?
Daripadanya kita melangkah memasuki misteri
Tanpa harus melewati bingkai-bingkai nyata
Yang kita tempatkan di seluruh beranda dan bilik tidur: rumah peradaban kita

Pernahkah kita berpikir tentang mereka
Tentang bagaimana perempuan harus ditempatkan
Di dalam irama kehidupan kita?

Perempuan adalah keperkasaan yang sengaja disembunyikan Tuhan
Keperkasaannya adalah magma, terus ngembara bersama geloranya
Sekali sekala membuncah lahar
Menembus lapisan bumi
Sekali sekala merontokkan batu gunung
Jadikan bukit merata bumi
Tanpa mereka kita selalu sulit mencari makna hakiki
Atas setiap aksara bertulis: semangat dan keberanian

Perempuan adalah akal budi bersulam pekerti
Hampara tenun kasih sayang dan tanggung jawab
yang selalu sengaja dimasukkan ke dalam tempurung misteri
Tempat mereka sansai, tanpa daya
Tempat air mata mengalir dan sedih memburai
Pada mereka segala perasaan dibebankan, segala pengertian dan kepahaman diwajibkan

Padahal pada mereka kita selalu dapatkan makna
Atas hakikat keadilan dan kearifan yang sering kita curi kesesandingannya
Sampai mereka memekik suara hati: bertanding memandu hala

Perempuan adalah angin menderu di samudera luas raya
Memacu perahu kehidupan melaju
Menantang siapa saja, menguji keberanian, melawan badai kehidupan
Merekalah angin misteri di luar empirisma kita yang kerap diturunkan Tuhan
Tuk selamatkan palka ketika seluruh sendi perahu sukma porak poranda diterjang badai dan angin puting beliung

Perempuan (2)

Siapakah perempuan?
Sudah berapa jauh kita mengenalinya
Dalam kesungguhan pengertian
Kedalaman kepahaman

Perempuan adalah bayu menderu
Mengantar kita ke bukit-bukit zaman
Mengantar kita menapak ke puncak-puncak dunia
Dalam pelukan kasih sayangnya kita tenggelam
Laksana bayi dalam buaian
Sepanjang sejarah peradaban

Merekalah hulu kehidupan kita, mereka juga muara asa hidup kita
Pada merekalah kita memahami, cinta sungguh bermakna
Membuat hidup penuh hakikat
Karena merekalah, kita saling mengeri makna kasih sayang
Yang tak usai sudah diselami dalam kelembutan sapa mereka
Kita beroleh jutaan makna yang sering secara sengaja kita abaikan
Dalam ketulusan dan keikhlasan kasih sayang mereka
Nafsu berubah jadi cinta, cinta berubah jadi nafas kehidupan kita

Tuhan menghadirkan perempuan
Karena pada mereka Tuhan menitipkan kegaiban
Dan diam-diam kita disadarkan: Tuhan sengaja mencipta perempuan
Laksana sungai-sungai misteri kebajikan yang tak pernah bisa dijangkau
Hingga seluruh batas empirisma, lumat dalam pukau …

Melalui mereka Tuhan meletakkan harumnya
Marwah dan darajah insaniah yang seketika boleh mengubah segalanya
Kepada mereka kita meminta keikhlasan
Selepas teruk lunglai dilumat pengkhianatan

Perempuan memberi untuk kita dengan sedikit meminta
Karena merekalah yang dicipta dan dipilih Tuhan
Menjadi ibu kehidupan
Tempat Dia menyimpan kasih sayang

Perempuan adalah lazuardi seluas cakrawala
Yang padanya membentang bianglala
Keindahan yang memegahkan kaki langit
Tempat Tuhan mengalirkan keindahan-Nya

(16 Pebruari 2013)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s