Danau Cinta

Tempat dimana kau diberi kesempatan untuk mempercayai segala hal yang kau lihat, dengar, dan rasakan. Termasuk keajaiban.

Kalimat indah yang kau lontarkan
Selalu mampu ku tangkap, selalu mampu membuatku nyaman
Tak peduli berapa kali hatiku terkoyak
Tak peduli seberapa jauh aku mengais di tumpukan kesedihan
Demi menemukan sebutir kesenangan
Kalimat indah yang kau lontarkan
Selalu mampu membuatku berhenti menangis, selalu mampu membuatku bahagia

Senyuman yang muncul dari balik air matamu
Erat jari jemariku menggenggam ujung tanganmu
Isak suara tangis bercampur gelak suara tawa
Bergetar jiwa mengagungkan nama cinta

Yang telah menuntun dalam kebutaan
Kembali memberikan kehangatan dalam kebisuan
Yang mengingatkanku pada cahaya yang selalu menunggu di ujung lorong kegelapan
Agar tak pernah lemah menghadapi duri-duri kehidupan

Lekukan manis di bibirnya, menghapus segala peluh keringat dan keruhnya langit yang mewarisi kesepian
Hari esok mungkin belum tentu cerah, namun ketika kau ada di sini, bagaimana bisa aku berani berbicara seperti ini?
Alasan apa lagi yang bisa menghentikanku berhenti bersemangat menatap matahari yang sedang berputar ke arahku? Tidak ada
Air mataku seperti menyatu dengan miliknya. Senyum bahagiaku pun begitu
Sangat menakjubkan ketika kau merasa putus asa, lalu ada seseorang yang menyela air matamu cepat-cepat lalu membantumu bangkit
Sangat menakjubkan ketika kau merasa bahagia, ada seseorang yang berlarian penuh suka cita
Ya, bagiku, ialah orangnya

Siap sedia menemani ketika gundah membanjiri relung hati yang terdalam
Berani menyampaikan amarah uniknya ketika keputusasaan memenuhi palung hati yang terkelam
Tempo musik mengalun indah bersama keriuhan euforia kenikmatan yang membahana
Ialah musim dinginku, musin panasku, musin gugurku, musim semiku

Birunya es bercengkerama dengan salju putih tepat di pinggiran danau yang bersinar memantulkan cahaya matahari senja
Padahal waktu masih menunjukkan jam empat, mengapa sudah senja di sini?
Para rusa dan tupai gunung muncul dari hutan cemara, mereka bilang memang seperti itulah di sini
Sebuah tempat di mana suasana akan menjadi indah ketika kita berpikir tentang orang yang kita cintai
Dan suasana indah itu tidak mengenal waktu
Bahkan ada yang pernah mampu memunculkan bintang gemerlapan di tengah siang hari
Inilah sebabnya tempat ini disebut, “Danau Cinta”

Ku temukan ranting yang dilingkari oleh emas putih di bagian luarnya
Dan tersematkan berlian biru laut, bukan biru langit, bukan juga
Tersematkan berlian biru di ujungnya
Lalu ku tuliskan sebuah kata-kata di batu itu, semoga akan selamanya terpahat

“We love each other today, more than yesterday, but not as much as tomorrow”

23 Januari 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s