Hanya Dalam Cinta

Kita memang tak pernah sama
Namun kita selalu bersama
Hanya dalam cinta aku rela terjatuh
Hanya dalam cinta logikaku lumpuh

Aku lemah ketika aku berpisah
Aku rapuh ketika cinta menjauh
Menjadi kuat saat cinta mendekat
Biarlah ku roboh saat ku bodoh

Besar rindu tapi tak kuat menumpu
Tubuh rapuh yang tak kunjung sembuh
Dari penyakit nan menghimpit
Sehabis mengais manis di atas tangis

Menatap awan menantang hujan
Dalam diam teriakku terpejam
Asa pun terbang dari bawah liang
Mengejar kasih begitu pun sayang

Tanpa cinta nafas ini menderita
Tanpa cinta langkah tak terbuka
Hingga doa terus bercahaya
Terpanjat menuju Yang Maha Kuasa

Hanya dalam cinta aku berkuasa
Menikmati suka maupun duka
Atau pun suka meskipun duka
Hanya dalam cinta aku berharga

Berani ku cerita tentang derita
Saat mereka berceria di dunia maya
Yang ada hanya riya
Tanpa sedikitpun karya

Aku gemar mencuri hari demi hari
Menikmati hening tanpa bergeming
Mengingat sahabat yang wafat
Hampir tak sempat ku melayat

Dari kehidupan, kematian sangatlah dekat
Kebodohan dan kebaikan bisa disamakan
Tak apalah asal tidak putus asa
Lebih marah ketimbang menyerah

Merah darah tak membuatku menyerah
Hati putih nan suci pun tak mati-mati
Lekukan senyuman tiada termakan zaman
Hanya dalam cinta semua dapat tercipta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s