26 Oktober 2013

Hari itu, tanggal 26 Oktober 2013, hari aku dan teman-temanku diwisuda
Keadaanku tidak benar-benar sehat, darah yang mengalir dalam tubuhku tidak menopang staminaku seperti biasa
Darahku ini sepertinya sedang tidak bersahabat, menyerang kekuatan kepala hingga tak mampu memfokuskan keberadaannya
Sampai-sampai berdiri menunggu pun saja aku tak kuasa

Jauh hari sebelumnya,
Persiapan demi persiapan kami lakukan untuk menjalani setiap detil yang akan terjadi pada hari itu
Jas yang ku beli sudah meningkatkan semangat dan kepercayaan diriku untuk melangkah lebih perkasa
Rasa tak sabar menguasai asa, meskipun tetap rasa was-was dan gugup tetap mengawasi dari kejauhan

Hari itu, tanggal 25 Oktober 2013, menurut jadwal seharusnya aku sudah bersiap-siap untuk pergi melakukan persiapan sebelum acara dimulai
Namun, sayang sekali dari berjam-jam sebelumnya, tubuh ini sudah tak mampu lagi bergerak normal
Layaknya burung yang tak mampu terbang, atau ikan yang tak mampu berenang
Aku menyerah, pada kekuatan yang lenyap sementara dari diriku, yang ku bisa hanyalah terpaku, berharap, dan menunggu

Suatu pagi pada 26 Oktober 2013, aku memaksakan diri untuk terbang atau berenang
Banyak doa dan harapan yang telah ditaruh di pundakku agar sembuh
Hingga tidak lagi menjadi penyemangat, melainkan tanggung jawab atau kewajiban untuk kembali sehat
Orang tuaku menjagaku agar kekuatanku kembali mengalir di setiap butiran darah
Kekasihku memberikan seluruh kasih sayangnya kepadaku agar aku bisa sembuh secepatnya
Haram untukku jika aku mengecewakan mereka, karena hari itu adalah hari yang paling kami tunggu-tunggu

Matahari masih membungkuk, entah karena masih lelah atau sedang memberikan hormat dan senyumnya kepada kami
Kami berangkat menuju arah sinar matahari memancar
Berhimpit dalam sebuah mobil, berhimpit di dalam tawa, berhimpit di dalam canda
Sambil menatapi sisi-sisi jalan yang lengang, aku mencoba meyakinkan diri dan tubuhku
Hingga tak lama kami tiba, matahari masih membungkuk saat itu, namun sudah agak meninggi
Pagi hari memang saat ketika hari bergerak sangat cepat

Aku masih ingat, waktu arus daratan membawa kami pada gerbang masa depan dari sebuah dunia kesuksesan dan masa lalu dari dunia pengalaman
Berjalan melewati gerbang itu, merayakan gemuruh dari gebyar dan sorak sorai yang penuh harap serta doa
Berjalan melewati gerbang itu, dengan membawa sejumput ilmu pengetahuan dan sepucuk pengalaman serta senyum dari hangatnya pelukan
Berjalan bersama, dalam satu ikatan nan kokoh yang kan membawaku terbang di atas bara api di bawah tarian petir

Riuh ramai suasana di dalam ruangan, aku tenggelam dan menghilang di dalamnya
Bersama keringat, euforia membasahi sekujur tubuhku
Ingin ku peluk dulu rusaku tercinta, namun kaki ini sudah terburu-buru memasuki ruang acara
Baru saja ku masuki pintu emas, rasa tak sabar yang sedang ku nikmati bersama dengan kawan-kawan seperjuangan, bergelora hingga terasa di seluruh kulitku
Hingga akhirnya, aku hampir kehilangan kesadaran, karena fisik yang enggan bersahabat dengan semangatku

Kemudian, tak lama perbincangan dan tawa berlangsung, kami aku dan kawan-kawanku memasuki ruang pelantikan
Sebuah ruangan besar yang lebih mirip suatu kandang di kebun binatang
Ditonton oleh ribuan mata, disoraki oleh ribuan mulut, dan didengar oleh ribuan telinga
Di pojok situ, tepat di arah jam sepuluh dari mataku yang menghadap altar suci
Duduk rapi, keluarga dan kekasihku
Akan terasa lama bagiku, mengingat penyakit yang sedang ku derita dan tentu saja rasa gugup yang sangat tak biasa

Ku perhatikan kekasihku sibuk kesana kemari, mengambil gambar terbaik sebagai kenangan kami nanti
Sebuah penghangat dan pelindung dari dinginnya suhu ruangan, sekaligus penjaga staminaku untuk terus tertawa
Ku perhatikan jua senyum dari orang tuaku, cukup sudah untuk membuatku bahagia
Ya benar, keberadaan mereka sudah sangat cukup untuk membuatku merasakan kebahagiaan

Hingga akhirnya namaku disebut dengan lembut
Meraih gelar kehormatan untuk yang pertama kalinya, dan semoga akan ada kedua kalinya serta seterusnya
Kebanggan menumpuk di pundakku, senyuman yang terhiasi kristal hasil dari buah tangan yang bercampur dengan keringat dan peluhku selama ini
Sudah ku raih, masa depan dan masa lalu menyatu
Seharusnya aku menjadi semakin kuat setelah melewati hari itu
Dengan ini, dengan keceriaan yang berada di muka para kawanku
Dengan kebahagiaan yang terpancar dari wajah keluarga dan kekasihku
Dengan kebanggaan yang terpancar dari para guruku, ya walaupun itu sepertinya sudah biasa terpancar
Aku berjanji dan berdoa dai dalam hatiku, sambil mengingat kakek-kakek dan nenekku
Untuk menjadi orang yang semakin kuat dan besar, yang mampu membesarkan dan menguatkan orang lain

Terimakasih untukmu ya Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Engkau selalu membuat hamba-Mu berbahagia
Terimakasih untuk Ibu dan Bapak, yang selalu mendukungku hingga nafas terakhir mengakhiri perjalananku
Terimakasih untuk adikku, yang nantinya akan menjadi penerus keluarga ini
Terimakasih untukmu, kekasihku yang terus berada di sisiku, entah dalam keadaan merah atau hijau, hitam atau putih, kau selalu ada untukku

Seluruh memori pahit atau indah, campur aduk
Aku menikmati hari itu dengan apa adanya
Bertemu teman lama, mendapatkan dunia yang baru
Saatnya berpisah? Belum
Saatnya melangkah? Tidak juga
Ini saatnya membuktikan
Membuktikan kemampuanku, membuktikan apa yang sudah ku pelajari dan ku latih
Membuktikan bahwa aku bisa

Oh, wahai langit sore yang sebentar lagi datang
Aku bersyukur, bawa aku kembali kepada rasa ini berkali-kali lagi
Karena semakin banyak aku mampm membuktikan, akan semakin besar cakupan petualanganku akan dunia ini
Dunia yang besar ini menurutku
Karena aku, masih merasa sangat kecil untuk dunia ini
Dunia ini saja digambarkan hanya seperti tetesan yang jatuh dari sebuah jari ke lautan luas
Bagaimana denganku? Seorang manusia yang mencoba menantang dunia

Tempa aku, lagi dan lagi
Akan aku buktikan bahwa aku mampu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s