Belasan Tahun Lalu

Ketika tanah telah tertimbun aspal tebal
Temaram berubah menjadi terang benderang
Langit luas semakin termakan oleh terpal
Selokan lebar menyempit dan tumpahannya mengembang

Masa lalu mampu membuat segalanya terasa berbeda
Masa lalu mampu membuat manusia merindukan masa jayanya
Erupsi nasib yang banyak dirasakan oleh manusia di muka bumi
Membentuk cerita dan kenangan yang penuh akan arti

Seseorang bisa saja menjadi baik ketika dahulu ia dibilang jahat
Atau sebaliknya

“Tak terasa ya”, “Ingin ku menjadi anak kecil lagi”
Untukku, kalimat tersebut adalah perwakilan dari kerinduan ku yang amat mendalam kepada masa lalu
Tentu saja bukan masa lalu dua atau lima tahun lalu
Melainkan belasan tahun yang lalu, ketika halaman bermain tak sesempit sekarang ini

Ketika kicauan burung masih memenuhi ruangan tamu
Belimbing yang berjatuhan di depan kandang burung parkit ayahku
Ayunan yang dipasang di belakang pagar
Langit yang masih nyaman dipandang dari balik jendela, tiap sore hari sepulang mengaji
Pedagang roti keliling, yang selalu ramai oleh pembeli, tak seperti sekarang ini

Jakarta pun tak sericuh sekarang
Lebih lengang dan renggang
Belum banyak orang yang curang
Dalam kehidupan nan sekeras batu karang

Di masa lalu aku bersenang-senang dalam kesederhanaanku
Di masa kini aku berusaha mati-matian untuk menjaga kesederhanaan itu
Di masa lalu aku bisa bahagia atas apa yang tidak ku punya
Di masa kini aku mengutuk diriku sendiri karena sesuatu yang tak ku punya

Dulu seorang remaja masih memiliki sopan santun dan etika kala berkumpul bersama teman-temannya
Kala perempuan masih malu mengenakan pakaian yang mengumbar auratnya
Ketika lelaki muda tak seliar sekarang
Walaupun tidak seperti itu kenyataannya, setidaknya seperti itulah kebenarannya bagiku

Masa lalu berisikan pengalaman dan pelajaran yang sungguh berharga nan tiada berduplikat
Sumber dari semua ilmu dan petunjuk yang digunakan untuk mengembangkan kehidupan di zaman mendatang
Memperbaiki dunia, bukan memperburuknya, setidaknya itu yang diinginkan walaupun yang terjadi justru sebaliknya
Masa lalu juga menjadi rahasia bagi mereka yang ingin selalu menyembunyikannya

Apapun itu, masa lalu akan selalu ada
Menemani nafas, menjaga gerak
Menggenggam tangan kita ketika kita ragu menghadapi apa yang akan terjadi
Membuat kita tersenyum waktu seluruh partikel di seluruh sisi menyerang kantung air mata

Jika mengenang masa lalu, membawa kebahagiaan bagi kita
Maka buatlah masa kini kita, menjadi masa lalu yang membahagiakan di masa depan kelak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s