Jiwa-jiwa yang Terkutuk Demi Teman dan Kehidupan

Ini adalah sepenggal kisah dari sekelompok prajurit
Orang-orang yang jiwanya sudah terkutuk dan tangannya telah kotor
Demi teman dan kehidupan
Demi perjuangannya untuk tetap hidup,
mempertahankan kehidupan manusia,
merebut kembali teman,
mengumpulkan kekuatan,
dan menyelamatkan ras manusia

___________________________________________________________________________________________

Kau tak bisa makan di kandang yang sempit dan kotor ini?

Tidak
Ada yang tak ku mengerti
Saat aku sudah bersiap untuk membuang senjataku
Jujur kukira aku sudah terlambat
Saat itu dia benar-benar sudah membidikkan senjatanya kepada Jean
Tapi, mengapa aku yang lebih cepat menarik pelatuknya?

Itu karena, sebelum menembak dia sempat ragu

Orang yang terbunuh karena perbuatanku itu
Pasti adalah orang yang baik
Dia pasti lebih bermoral daripada aku
Padahal aku cuma menarik pelatuknya

Armin, tanganmu itu sudah kotor
Menyesal pun percuma
Cobalah untuk menerima dirimu yang baru
Kalau tanganmu tetap bersih,
Jean takkan berada di sini bersama kita sekarang
Alasan mengapa kau menarik pelatuknya adalah
karena kau menyaksikan temanmu berada di ambang maut

Kau itu pintar,
kau tahu bahwa di saat itu
keputusan atau tindakan yang setengah-setengah takkan menyelamatkan siapapun
Dan kau juga mengerti bahwa kalau kita kehilangan
baik makanan, kuda, atau rekan
Masa depan kita akan semakin suram

Karena kau mengotori tanganmu
kita semua berhasil lolos
Terimakasih

___________________________________________________________________________________________

Kapten. Aku selalu berpikir bahwa caramu itu, salah
Tidak, bisa dibilang aku selalu berharap bahwa caramu itu salah
Karena aku benar-benar takut menggunakan tanganku untuk membunuh orang lain
Tapi ternyata akulah yang salah,
Lain kali aku akan menembaknya

Ya, keselamatan kita terancam karena kelembekanmu Jean

Aku benar-benar minta maaf

Tapi kau sudah berada di dalam keadaan yang tidak biasa
Bahkan aku pun tak bisa mengatakan keputusan mana yang benar
Kita takkan pernah bisa menebak hasil dari keadaan semacam itu
Apa pilihanmu benar-benar salah?

Apapun kebenarannya,
hanya pihak yang menang di pertarungan inilah
yang berhak memutuskannya

2 thoughts on “Jiwa-jiwa yang Terkutuk Demi Teman dan Kehidupan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s