Departemen Keuangan – Roda pada Sebuah Mobil

Aku bukanlah William Henry “Bill” Gates, yang telah mengenalkan “jendela” kepada dunia bisnis. Aku juga bukanlah Steven Paul “Steve” Jobs, yang kerap kali dijadikan ikon sebagai salah satu orang yang mempelopori penyematan “kecerdasan” ke dalam telepon genggam. Aku hanya pegawai sederhana.

Aku bukan orang hebat. Aku belum mampu menjadi orang yang menghebatkan orang lain. Meski begitu aku tetap berusaha untuk terus menjadi sosok yang lebih baik tanpa mengubah prinsip-prinsip hidup dan bekerja milikku sendiri.

Aku sering mengibaratkan sebuah perusahaan layaknya satu unit mobil. Bergerak maju, kadang berbelok, kadang mundur, kadang berhenti, kadang terperosok, kadang melaju cepat tanpa hambatan. Mobil terdiri dari banyak sekali komponen. Aku mengibaratkan departemen marketing adalah mesinnya, departemen logistik adalah tangki bensinnya, BOD adalah stir, tuas, dan pedalnya, dan departemen keuangan adalah rodanya.

Roda, sebuah benda berbentuk bulat yang biasanya dipasang melingkar pada kaki-kaki kendaraan. Mengapa Departemen Keuangan yang biasanya terdiri dari Bagian Accounting, Finance, Treasury, and Tax aku ibaratkan seperti roda pada sebuah mobil?

  1. Departemen Keuangan harus memastikan bahwa perusahaan harus dapat berjalan dengan normal.
  2. Departemen Keuangan harus fleksibel terhadap semua medan bisnis yang ditempuh. Baik dalam keadaan basah, kering, berlubang, dan penuh kerikil sekalipun.
  3. Depatemen Keuangan harus tetap kuat terhadap tekanan, seberat apapun beban yang dibawa.
  4. Departemen Keuangan tidak boleh tergelincir, harus patuh ketika sebuah bisnis sedang melaju cepat, mengurangi kecepatan, berbelok degnan kecepatan tinggi, atau berhenti mendadak.
  5. Departemen Keuangan harus jujur dalam menunjukkan performanya, apakah kondisinya sudah “botak” atau masih “bagus”.

Departemen Keuangan harus memastikan bahwa perusahaan akan dapat terus melaju dalam semua kondisi. Hujan, kering, berkelok, jalanan berlubang, atau kelebihan beban. Dengan tingkat fleksibilitas luar biasa yang dapat menyesuaikan diri dalam segala bentuk situasi bisnis.

Terakhir, izinkanlah aku mengutip sebuah quotes dari Steve Jobs. Sometimes when you innovate, you make mistakes. It is best to admit them quickly, and get on with improving your other innovations.

Semoga dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi kita semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s